Indonesia Raih Juara I dan III Debat Bahasa Arab Internasional


www.kpmjbmesir.org, Kairo (20/04). Sebuah kabar menggembirakan datang dari delegasi Indonesia yang berhasil meraih predikat Juara I dan III dalam ajang Debat Bahasa Arab Internasional pertama di Kairo. Acara ini diadakan di Aula Robithoh Al-Azhar, Hay Sadis dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Ghana.

Ajang Internasional bergengsi yang diselenggarakan sejak 16 April 2016 tersebut merupakan gebrakan terbaru dan pertama di Kairo yang diadakan oleh Forsema untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Arab baik verbal maupun tulisan. Forsema dalam pelaksanaanya bekerja sama dengan Bagian Urusan Mahasiswa Asing Robithoh Al-Azhar, lembaga yang mengurusi mahasiswa dan alumni Al-Azhar.


Indonesia menjadi pemenang setelah bersaing ketat dengan tiga negara lainnya dalam babak penyisihan sampai final, yaitu Singapura, Malaysia, dan Ghana. Indonesia berhasil meraih poin tertinggi dengan mengumpulkan 853 poin dalam sesi final melawan Singapura.

Indonesia berhasil mempresentasikan hasil debat yang bertema, "Paham kaidah bahasa Arab tanpa kepandaian dalam berbicara lebih utama dari pada pandai bicara tanpa paham kaidah bahasa Arab."

Capaian Indonesia juara dalam International Arabic Debate Contest menjadi hal istimewa mengingat lomba bertaraf internasional tersebut baru pertama kali diadakan di Kairo, bertepatan ketika Indonesia menjadi tuan rumah tahun ini. Indonesia merebut juara I dan juara III sekaligus, dan dengan keberhasilan itu, maka secara tidak langsung Indonesia berhasil mengangkat prestasi dalam segi keilmuan Bahasa Arab.

Berikut rincian pemenang Juara International Arabic Debate Contest:

Tim Indonesia A (Juara I):
1. Ahmad Ghazali
2. Jami'ul Ulum
3. Nussi Annasani

Tim Indonesia B (Juara III):
1. Ibnu Al-Hafizh
2. Muchtar Makin
3. Zahid M. AlFath

"Terakhir kami ucapkan selamat kepada semua para pemenang dalam lomba debat Bahasa Arab tahun ini, semoga di tahun mendatang kami dapat mengadakan acara semacam ini lebih baik, dan dengan peserta yang lebih banyak juga konsep yang lebih baru" ungkap Dr. Kholid, Amin Fatwa Dar al-ifta' al-Mishriyyah. (Chika)
Share on Google Plus

About KPMJB Mesir

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 comments: